Surat Cinta Tentang Shalat
---------------------------------------------
Bila engkau anggap shalat itu hanya sebagai penggugur kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakannya.
🌾Bila engkau anggap shalat hanya sebagai sebuah kewajiban, maka kau tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya.
🌿Anggaplah shalat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu.
🌿Anggaplah shalat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Allah SWT.
🌿Anggaplah shalat itu sebagai kondisi terbaik untuk kau berkeluh kesah dengan Allah SWT.
🌿Anggaplah shalat itu sebagai seriusnya kamu dalam bermimpi.
🍂Bayangkan ketika "adzan berkumandang," tangan Allah melambai kepadamu untuk mengajak kau lebih dekat denganNya
🍂Bayangkan ketika kau "takbir," Allah melihatmu, Allah tersenyum untukmu dan Allah bangga terhadapmu.
🍂Bayangkanlah ketika "rukuk," Allah menopang badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau merasakan damai dalam sentuhan-Nya.
🍂Bayangkan ketika "sujud," Allah mengelus kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut di kedua telingamu: Aku mencintaimu wahai hambaKu."
🍂Bayangkan ketika kau "duduk di antara dua sujud," Allah berdiri gagah di depanmu, lalu mengatakan:
"Aku tak akan diam apabila ada yang mengusikmu."
🍂Bayangkan ketika kau memberi "salam," Allah menjawabnya, lalu kau seperti manusia berhati bersih setelah itu.
Subhanallah sungguh nikmat shalat yang kita lakukan. Tidak akan sia-sia yang menyebarkannya, tidak akan rugi orang yang membacanya.
Beruntunglah orang-orang yang mengamalkannya.
Barakallahu fiikum, Wassalamualaikum
Maafkanlah aku ya Allah yg tak pernah memperhatikan kesempurnaan sholatku.
_*- Jika Wafat Ayahmu, Hilanglah Penasehatmu*._
_*-Jika wafat Ibumu, Hilanglah Cahayamu.*_
_*-Jika wafat Saudaramu, Hilanglah Tangan kananmu yang selalu membantumu.*_
_*-Jika Wafat Saudarimu, Hilanglah Senyumanmu.*_
_*-Jika wafat Sahabatmu, Hilanglah Pandangan Matamu.*_
_Hidup ini singkat sekali. Tidak ada waktu untuk *IRI, DENGKI, HASAD, BERPURA-PURA*_ _dan_
_*MEMUTUS TALI SILATURAHMI.*_
_Esok kelak akan menjadi cerita._
_*SENYUMLAH*_ _dan_ _*MAAFKANLAH*_ _siapa yang_ _Menyakitimu dan mengecewakanmu._
_Karena kita tidak tau kapan Hidup ini akan berakhir..._


Tidak ada komentar:
Posting Komentar