Minggu, 09 April 2017

MANUSIA TERBAIK



*_" MANUSIA TERBAIK_*


🌻Manusia terbaik dalam sejarah 📖 !!!❕adalah :
     MUHAMMAD S.A.W, beliau tak punya pelayan,
namun dipanggil dengan sebutan Baginda 👑.

🌻Beliau tak bersekolah📖,
namun disebut Sang Guru 📝.

🌻Beliau tak memiliki obat 💊 namun mereka menyebutnya tabib💊.

🌻Beliau tak memenangkan pertempuran militer🔥🔫🔫,namun
berhasil menaklukkan dunia🎾.

🌻Beliau tak melakukan kejahatan🔥🔫 , namun mereka membuatnya menderita🔨.

🌻Beliau telah dimakamkan di Madina,
namun tetap hidup hingga kini.

🌻Aku merasa terhormat mencintai 👑 Dia yang mencintai kita !
    Jika kau👉 percaya pada ALLAH☝dan MUHAMMAD ( s.a.w ) kirimkan pesan ini 📲 📩 se-banyak2 nya kepada setiap kenalanmu
👫🚶👮👸 atau biarkan saja 🙇😷 namun ingatlah🙆 bahwa
   MUHAMMAD ( s.a.w ) pernah berkata ➡
"Jika kau menyangkal ku dihadapan manusia,
aku akan menyangkal mu
dihadapan Allah di surga..."

🌻Jika kamu merasa bersyukur 👏 atas segala Rahmat Allah,
jangan sungkan ....?
     Tunaikanlah ibadah haji sebelum tidur....


★suatu hari Rasulullah SAW pernah
    bersabda kepada Ali ( R.A. ) :
    Wahai Ali, lakukanlah 5 hal ini sebelum tidur...

◆ 1. Berikan sedekah 4000 Dinar,      kemudian tidurlah.

◆2. Khatamkan Quran, lalu tidur.

◆3. Belilah surga, lalu tidurlah.

◆4. Perbaikilah hubungan dua orang  yang tengah berselisih, 
kemudian tidurlah.

◆5. Tunaikanlah satu kali haji,
         lalu tidurlah.

★Ali ( R.A. ) pun menjawab,
Ya Rasulallah !
    Mana mungkin aku bisa melakukannya ?
    Lalu nabi ( SAW ) menjawab :

◆4 kali membaca Al Fatihah adalah sama dengan sedekah  4,000 Dinar.

◆3 kali membaca surah Al Ikhlas  sama nilainya dengan menamatkan satu Al-Qur'an.

◆3 kali membaca Shalawat ( minimal membaca Sallalaho Alaihi Wa Salam ) adalah harga surga.

◆10 kali bacaan istighfar sama nilainya dengan menyambungkan silaturrahim dua orang yg berselisih.

◆4 kali membaca Subhanallah,
  Alhamdulillah, Laa ilaaha ilallah, Allahu Akbar sama dengan menunaikan satu kali Haji.

★Lalu Ali (R.A.) pun berkata, Ya Rasulallah ( SAW )!
Kini aku akan menjalankan semua
  nasehatmu ini sebelum tidur !

★Hanya butuh kurang dari lima menit untuk menjalankannya,
namun lihatlah semua kebaikan amalan tersebut!
Siapa tak ingin menorehkan semua kebajikan itu dalam buku catatan amal baiknya?

★untuk mengingatkan seseorang akan amalan ini, cara termudah adalah dengan menuliskan kesemua dzikir tersebut pada sehelai kertas, untuk dibaca sebelum tidur, dan tempelkan di dekat tempat tidur Anda, untuk dibaca 😊....
Dan tentu saja, dengan niat mengingat Allah ....

🌻Indahnya jika Anda mau berbagi tulisan ini ke sebanyak Muslim yang Anda kenal, karena jika atas usaha Anda seseorang menjalankan amalan2 ini, maka Anda pun akan menerima pahala dan kebaikannya ...
     In sya ALLAH.
     Aamiin...YaRobbal 'Aalamiin...

🌻Suratul Faatihah melindungi seseorang dari kemurkaan Allah

🌻 Surah Yasiin melindungi seseorang dari kehausan pada hari pengadilan.

🌻Suratul Waaqi'ah melindungi seseorang dari kefakiran dan kelaparan.

🌻Surah Al-Mulk melindungi manusia dari azab kubur.

🌻Surat Al-Kautsar melindungi seseorang dari kejahatan musuh.

🌻Surat Al-Kaafiruun melindungi dari kekafiran saat ajal menjemput.

🌻Surat Al-Ikhlaas melindungi seseorang dari kemunafikan.

🌻Surat Al-Falaq melindungi seseorang dari marabahaya.

🌻Surat An-Naas melindungi seseorang dari pikiran jahat.


     Semoga Allah melimpahkan kesuksesan untuk setiap orang yang telah mengamalkan  pesan ini.
"Aamiin Yaa  Robbal Aalamiin "


🌸🌺🌸🌺🌸🌺🌸🌺

Minggu, 12 Juni 2016

Makalah PENGARUH KEPADATAN POPULASI PENDUDUK INDONESIA TERHADAP LAPANGAN PEKERJAAN DAN LAHAN PEMUKIMAN


MAKALAH
“Pengaruh Kepadatan Populasi Penduduk Indonesia Terhadap Lapangan Pekerjaan dan Lahan Pemukiman”


Pengertian Kepadatan Populasi Penduduk

Kepadatan populasi penduduk lebih dikenal dengan kepadatan penduduk.Kepadatan penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan “per waktu unit” untuk pengukuran.Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua spesies, tapi selalu mengarah pada manusia, dan sering digunakan secara informal untuk sebutan demografi nilai pertumbuhan penduduk, dan digunakan untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk dunia.
Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu faktor yang penting dalam masalah sosial ekonomi umumnya dan masalah penduduk pada khususnya. Karena di samping berpengaruh terhadap jumlah dan komposisi penduduk juga akan berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi suatu daerah atau negara maupun dunia.
Pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk baik pertambahan maupun penurunannya.
Angka pertumbuhan penduduk adalah tingkat pertambahan penduduk suatu wilayah atau negara dalam suatu jangka waktu tertentu, dinyatakan dalam persentase.
Nilai pertumbuhan penduduk (NPP) adalah nilai kecil dimana jumlah individu dalam sebuah populasi meningkat.
Ini dapat dituliskan dalam rumus: P = Poekt
          Secara umum ada tiga faktor utama demografis yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk diantaranya sebagai berikut :
     1.Kelahiran (fertilitas)
     2.Kematian (mortalitas)
     3.Perpindahan (migrasi)


PENGARUH KEPADATAN  POPULASI  PENDUDUK  INDONESIA TERHADAP LAPANGAN PEKERJAAN  DAN LAHAN PEMUKIMAN
1.      Judul: Pengaruh kepadatan populasi penduduk Indonesia terhadap lapangan pekerjaan danlahan pemukiman.
2.      Masalah/Pertanyaan:Apa pengaruh kepadatan populasi penduduk Indonesia terhadap   lapangan pekerjaan dan lahan pemukiman?
Pembahasan/jawaban:                                                                                                                                      A..Pengaruh kepadatan populasi penduduk Indonesia terhadap lapangan pekerjaan.
Pengaruh Kepadatan Populasi Penduduk Indonesia Terhadap Lapangan Pekerjaan
Hampir semua Negara di dunia in termasuk Indonesia tidak mampu menyediakan lapangan kerja yang cukup menampung angkatan kerjanya.Bukan hanya Negara berkembang yang tidak mampu menyediakan lapangan kerja, tetapi juga Negara-negara maju.
Kurangnya lapangan pekerjaan merupakan masalah yang harus ditangani sungguh-sungguh.Alasannya, bekerja atau tidak bekerjanya seseorang berhubungan langsung dengan kesempatan orang mencari nafkah.Dengan bekerja, seseorang mendapat penghasilan untuk membiayai hidup dan keluarganya.
Kesempatan kerja adalah tersedianya lapangan kerja bagi angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan. Kesempatan kerja di Indonesia di jamin dalam pasal 27 ayat 2 UUD 1945 yang berbunyi: “ Setiap warga Negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.” Dari bunyi pasal 27 ayat 2 UUD 1945 itu jelas bahwa pemerintah Indonesia bertanggung jawab atas penciptaan lapangan kerja.Pemerintah berusaha untuk menciptakan lapangan kerja bagi setiap warga negara karena penciptaan lapangan kerja berhubungan dengan peningkatan pendapatan per kapita sekaligus pendapatan nasional.
Jumlah penduduk Indonesia merupakan keempat terbesar di dunia setelah RRC, India, dan Amerika serikat. Laju pertumbuhan penduduk Indonesia rata-rata 1,49% sehingga pada tahun 2006, jumlah penduduk di Indonesia telah mencapai 222 juta orang (data BPS Maret 2006). Sejalan dengan pertumbuhan penduduk tersebut, jumlah tenaga kerja dan angkatan kerja juga meningkat. Pada tahun 1980, jumlah angkatan kerja Indonesia mencapai 53,3 juta orang. Angka ini naik menjadi 106,8 juta orang pada bulan februari 2006 (data BPS ). Dengan demikian, dapat kita katakan semakain besar jumlah penduduk, semakin besar pula jumlah angkatan kerjanya
Angkatan kerja ini menbutuhkan lapangan pekerjaan. Namun umumnya, baik di Negara berkembang maupun Negara maju, laju pertumbuhan penduuk ( termasuk angkatan kerjanya) lebih besar daripada laju pertumbuhan lapangan kerja. Oleh karena itu, dari sekian banyak angkatan kerja tersebut, sebagian tidak berkerja atau menggangur.Dengan demikian, kesempatan kerja dan pengganguran berhubungan erat dengan tersedianya lapangan kerja bagi masyarakat. Semakin banyak lapangan kerja yang tersedia di suatu Negara, semakin besar pula kesempatan kerja bagi penduduk usia produktif, sehingga semakin kecil tingkat pengangguran. Sebaliknya, semakin sedikit lapangan kerja di suatu Negara, semakin kecil pula kesempatan kerja bagi penduduk usia produktif, sehingga semakin tinggi tingkat pengangguran.   
Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Hal ini merupakan salah satu permasalahan dalam ekonomi yang paling sulit diselesaikan sampai detik ini, apalagi untuk negara-negara berkembang seperti Indonesia.Bila kita lihat dari tahun ke tahun, jumlah pengangguran justru makin banyak bukannya makin sedikit.Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi yang sudah ada tidak sanggup untuk menciptakan kesempatan kerja yang lebih cepat dibandingkan dengan laju pertumbuhan penduduk yang makin pesat.
Berikut ini adalah beberapa penyebab yang menyebabkan menjamurnya para penganggur di Indonesia.
       -Penduduk yang relatif banyak. Semakin banyaknya jumlah penduduk di Indonesia, tentunya membawa dampak yang tidak baik bagi kehidupan social. Kepadatan penduduk ini juga akan berdampak pada pertambahan jumlah pengangguran.
      -Pendidikan dan keterampilan yang rendah. Syarat seseorang untuk bisa dengan mudahnya memperoleh pekerjaan tentunya harus dimodali dengan pendidikan dan keterampilan yang bagus.
       -Angkatan kerja tidak dapat memenuhi persyaratan yang diminta dunia kerja. Sama halnya dengan poin kedua, ketidakterpenuhinya persyaratan yang diminta dunia kerja seperti pendidikan dan keterampilan yang bagus hanya akan menambahi jumlah pengangguran di Indonesia. Bahkan tak jarang kompetensi pencari kerja yang tidak  sesuai dengan pasar kerja.
       -Terbatasnya lapangan kerja yang ada. Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi dan lulusan yang banyak sekali tiap tahunnya sayangnya tidak diimbangi dengan banyaknya lapangan pekerjaan yang disediakan.Hal ini menyebabkan semakin banyaknya pengangguran.
       -Teknologi yang semakin modern. Di era globalisasi ini, teknologi sudah sulit dijauhkan dalam kehidupan sehari-hari kita.Kehadirannya begitu penting. Suatu pekerjaan akan lebih cepat selesai, akurat, dan efisien dengan menggunakan teknologi. Biaya yang dikeluarkan pun sedikit lebih menguntungkan dibandingkan dengan menyerap tenaga kerja yang banyak namun tidak efisien dalam waktu pengerjaan.
      -Pengusaha yang selalu mengejar keuntungan dengan menerapkan sistem pegawai kontrak (outsourcing). Perusahaan-perusahaan saat ini lebih sering menerapkan sistem tersebut karena dinilai lebih menguntungkan mereka. Apabila mempunyai pegawai tetap, mereka akan dibebankan pada biaya tunjangan ataupun dana pension kelak ketika pegawai sudah tidak lagi bekerja. Namun dengan sistem pegawai kontrak ini, mereka bisa seenaknya mengambil pegawainya ketika butuh atau sedang ada proyek besar dan kemudian membuangnya lagi setelah proyek tersebut sudah berakhir. Dan tentunya hal ini akan membuat perusahaan tidak perlu membuang biaya besar.  Namun sistem ini membuat munculnya pengangguran.
       -Adanya pemutusan kerja dari perusahaan biasanya disebabkan antara lain; perusahaan yang menutup atau mengurangi bidang usahanya akibat krisis ekonomi atau keamanan yang kurang kondusif; peraturan yang menghambat inventasi; hambatan dalam proses ekspor impor, dan lain-lain.
       -Pemulangan TKI ke Indonesia. TKI yang bermasalah di luar negeri sehingga harus di deportasi ke daerah asalnya tentunya hanya akan menambah daftar panjang para penganggur di Indonesia. Padahal sebenarnya diharapkan TKI tersebut dapat membantu pemerintah mengurangi jumlah pengangguran di negeri ini dan menambah devisa Negara.
       -Penyediaan dan pemanfaat tenaga kerja antar daerah tidak seimbang. Jumlah angkatan kerja disuatu daerah mungkin saja lebih besar dari kesempatan kerja, sedangkan di daerah lainnya dapat terjadi keadaan sebaliknya. Keadaan tersebut dapat mengakibatkan perpindahan tenaga kerja dari suatu daerah ke daerah lain, bahkan dari suatu negara ke negara lainnya.

     Adapun jenis dan macam pengangguran:
-Berdasarkan jam kerja:
     1.Pengangguran Terselubung (Disguised Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu.
   2.Setengah Menganggur (Under Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena tidak ada lapangan pekerjaan, biasanya tenaga kerja setengah menganggur ini merupakan tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam selama seminggu.
    3.Pengangguran Terbuka (Open Unemployment) adalah tenaga kerja yang sungguh-sungguh tidak mempunyai pekerjaan. Pengganguran jenis ini cukup banyak karena memang belum mendapat pekerjaan padahal telah berusaha secara maksimal.

-Berdasarkan penyebab terjadinya:
    1.Pengangguran friksional (frictional unemployment)
     Pengangguran friksional adalah pengangguran yang sifatnya sementara yang disebabkan adanya kendala waktu, informasi dan kondisi geografis antara pelamar kerja dengan pembuka lamaran pekerna penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja. Semakin maju suatu perekonomian suatu daerah akan meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.
   2.Pengangguran konjungtural (cycle unemployment)
    Pengangguran konjungtoral adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan gelombang (naik-turunnya) kehidupan perekonomian/siklus ekonomi.
   3.Pengangguran struktural (structural unemployment)
     Pengangguran struktural adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan struktur ekonomi dan corak ekonomi dalam jangka panjang. Pengangguran struktural bisa diakibatkan oleh beberapa kemungkinan, seperti:
        1.Akibat permintaan berkurang
        2.Akibat kemajuan dan pengguanaan teknologi
        3.Akibat kebijakan pemerintah

    4.Pengangguran musiman (seasonal Unemployment)
     Pengangguran musiman adalah keadaan menganggur karena adanya fluktuasi kegiaan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus nganggur.Contohnya seperti petani yang menanti musim tanam, pedagang durian yang menanti musim durian.


    5.Pengangguran siklikal
   Pengangguran siklikal adalah pengangguran yang menganggur akibat imbas naik turun siklus ekonomi sehingga permintaan tenaga kerja lebih rendah daripada penawaran kerja.
    6.Pengangguran teknologi
    Pengangguran teknologi adalah pengangguran yang terjadi akibat perubahan atau penggantian tenaga manusia menjadi tenaga mesin-mesin.
    7.Pengangguran siklus
 Pengangguran siklus adalah pengangguran yang diakibatkan oleh menurunnya kegiatan perekonomian karena terjadi resesi.Pengangguran siklus disebabkan oleh kurangnya permintaan masyarakat (aggrerate demand).
       -Mendorong majunya pendidikan. Pendidikan gratis bagi yang kurang mampu. Salah satunya penyebab pengangguran adalah rendahnya tingkat pendidikan seseorang sehingga ia tidak memiliki pengetahuan yang cukup dan susah untuk mendapatkan pekerjaan.
       -Pemerintah sebaiknya menyediakan atau menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak sehingga dapat membantu untuk mengurangi tingkat pengangguran
       -Mendidirkan tempat-tempat pelatihan keterampilan, misalnya kursus menjahit, pelatihan membuat kerajinan tangan, atau BLK (Balai Latihan Kerja) yang didirikan di banyak daerah. Hal ini juga termasuk cara mengatasi pengangguran. Sehingga orang yang tidak berpendidikan tinggi pun bisa bekerja dengan modal keterampilan yang sudah mereka miliki.
      -Meningkatkan dan mendorong kewiraswastaan.
       -Mendorong terbukanya kesempatan usaha-usaha informal.
       -Meningkatkan usaha transmigasi.
      -Meningkatkan pembangunan dengan sistem padat karya.
      -Mengintensifkan program keluarga berencana.
      -Membuka kesempatan bekerja ke luar negeri.


Grafik Angka Pengangguran Indonesia Tahun 1998-2008



B.Pengaruh Kepadatan Populasi Penduduk Indonesia Terhadap Lahan Pemrmukiman
    Kepadatan penduduk mendorong peningkatan kebutuhan lahan, baik lahan untuk tempat tinggal,sarana penunjang kehidupan, industri, tempat pertanian, dan sebagainya. Untuk mengatasi kekurangan lahan, sering dilakukan dengan memanfaatkan lahan pertanian produktif untuk perumahan dan pembangunan sarana dan prasarana kehidupan. Selain itu pembukaan hutan juga sering dilakukan untuk membangun areal industri, perkebunan, dan pertanian. Meskipun hal ini dapat dianggap sebagai solusi, sesungguhnya kegiatan itu merusak lingkungan hidup yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan. Jadi peluang terjadinya kerusakan lingkungan akan meningkat seiring dengan bertambahnya kepadatan penduduk.



Kesimpulan:
A.Pengaruh Kepadatan Populasi Penduduk Indonesia Terhadap Lapangan Pekerjaan
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa,Kurangnya lapangan pekerjaan merupakan masalah yang harus ditangani dengan sungguh-sungguh. Alasannya, bekerja atau tidak bekerja seseorang berhubungan langsung dengan kesempatan orang mencari nafkah.Dengan bekerja, seseorang harus mendapat penghasilan untuk membiayai hidup dan keluarganya.
Kesempatan kerja adalah tersedianya lapangan kerja bagi angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan. Kesempatan kerja di Indonesia di jamin dalam pasal 27 ayat 2 UUD 1945 yang berbunyi: “ Setiap warga Negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.” Dari bunyi pasal 27 ayat 2 UUD 1945 itu jelas bahwa pemerintah Indonesia bertanggung jawab atas penciptaan lapangan kerja.Pemerintah berusaha untuk menciptakan lapangan kerja bagi setiap warga negara karena penciptaan lapangan kerja berhubungan dengan peningkatan pendapatan per kapita sekaligus pendapatan nasional.
Jumlah penduduk Indonesia merupakan keempat terbesar di dunia setelah RRC, India, dan Amerika serikat. Laju pertumbuhan penduduk Indonesia rata-rata 1,49% sehingga pada tahun 2006, jumlah penduduk di Indonesia telah mencapai 222 juta orang (data BPS Maret 2006). Sejalan dengan pertumbuhan penduduk tersebut, jumlah tenaga kerja dan angkatan kerja juga meningkat. Pada tahun 1980, jumlah angkatan kerja Indonesia mencapai 53,3 juta orang. Angka ini naik menjadi 106,8 juta orang pada bulan februari 2006 (data BPS ). Dengan demikian, dapat kita katakan semakain besar jumlah penduduk, semakin besar pula jumlah angkatan kerjanya.
         Orang yang tidak bekerja disebut pengangguran.Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Hal ini merupakan salah satu permasalahan dalam ekonomi yang paling sulit diselesaikan sampai detik ini, apalagi untuk negara-negara berkembang seperti Indonesia.Bila kita lihat dari tahun ke tahun, jumlah pengangguran justru makin banyak bukannya makin sedikit.Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi yang sudah ada tidak sanggup untuk menciptakan kesempatan kerja yang lebih cepat dibandingkan dengan laju pertumbuhan penduduk yang makin pesat.

Berikut ini adalah beberapa penyebab yang menyebabkan menjamurnya para penganggur di Indonesia.:
-Penduduk yang relatif banyak. 
      -Pendidikan dan keterampilan yang rendah. 
       -Angkatan kerja tidak dapat memenuhi persyaratan yang diminta dunia kerja. 
       -Terbatasnya lapangan kerja yang ada. 
       -Teknologi yang semakin modern. 
      -Pengusaha yang selalu mengejar keuntungan dengan menerapkan sistem pegawai kontrak (outsourcing). 
       -Adanya pemutusan kerja dari perusahaan biasanya disebabkan antara lain; perusahaan yang menutup atau mengurangi bidang usahanya akibat krisis ekonomi atau keamanan yang kurang kondusif; peraturan yang menghambat inventasi; hambatan dalam proses ekspor impor, dan lain-lain.
       -Pemulangan TKI ke Indonesia. TKI yang bermasalah di luar negeri sehingga harus di deportasi ke daerah asalnya tentunya hanya akan menambah daftar panjang para penganggur di Indonesia. Padahal sebenarnya diharapkan TKI tersebut dapat membantu pemerintah mengurangi jumlah pengangguran di negeri ini dan menambah devisa Negara.
       -Penyediaan dan pemanfaat tenaga kerja antar daerah tidak seimbang.
           
 Adapun jenis dan macam pengangguran:
-Berdasarkan jam kerja:
    1.Pengangguran Terselubung (Disguised Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu.
    2.Setengah Menganggur (Under Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena tidak ada lapangan pekerjaan, biasanya tenaga kerja setengah menganggur ini merupakan tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam selama seminggu.
    3.Pengangguran Terbuka (Open Unemployment) adalah tenaga kerja yang sungguh-sungguh tidak mempunyai pekerjaan. Pengganguran jenis ini cukup banyak karena memang belum mendapat pekerjaan padahal telah berusaha secara maksimal.
 

-Berdasarkan penyebab terjadinya:
     1.Pengangguran friksional (frictional unemployment)
     Pengangguran friksional adalah pengangguran yang sifatnya sementara yang disebabkan adanya kendala waktu, informasi dan kondisi geografis antara pelamar kerja dengan pembuka lamaran pekerna penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja.
     2.Pengangguran konjungtural (cycle unemployment)
    Pengangguran konjungtoral adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan gelombang (naik-turunnya) kehidupan perekonomian/siklus ekonomi.
     3.Pengangguran struktural (structural unemployment)
     Pengangguran struktural adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan struktur ekonomi dan corak ekonomi dalam jangka panjang. Pengangguran struktural bisa diakibatkan oleh beberapa kemungkinan, seperti:
        1.Akibat permintaan berkurang.
        2.Akibat kemajuan dan pengguanaan teknologi.
        3.Akibat kebijakan pemerintah.
  
4   4.Pengangguran musiman (seasonal Unemployment)
     Pengangguran musiman adalah keadaan menganggur karena adanya fluktuasi kegiaan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus nganggur.Contohnya seperti petani yang menanti musim tanam, pedagang durian yang menanti musim durian.
    5. Pengangguran siklikal
   Pengangguran siklikal adalah pengangguran yang menganggur akibat imbas naik turun siklus ekonomi sehingga permintaan tenaga kerja lebih rendah daripada penawaran kerja.
   6.Pengangguran teknologi
    Pengangguran teknologi adalah pengangguran yang terjadi akibat perubahan atau penggantian tenaga manusia menjadi tenaga mesin-mesin.
   7.Pengangguran siklus
 Pengangguran siklus adalah pengangguran yang diakibatkan oleh menurunnya kegiatan perekonomian karena terjadi resesi.Pengangguran siklus disebabkan oleh kurangnya permintaan masyarakat (aggrerate demand).

       -Mendorong majunya pendidikan. Pendidikan gratis bagi yang kurang mampu..
       -Pemerintah sebaiknya menyediakan atau menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak sehingga dapat membantu untuk mengurangi tingkat pengangguran.
       -Mendidirkan tempat-tempat pelatihan keterampilan, misalnya kursus menjahit, pelatihan membuat kerajinan tangan, atau BLK (Balai Latihan Kerja) yang didirikan di banyak daerah.
      -Meningkatkan dan mendorong kewiraswastaan.
     -Mendorong terbukanya kesempatan usaha-usaha informal.
     -Meningkatkan usaha transmigasi.
     - Meningkatkan pembangunan dengan sistem padat karya.
      -Mengintensifkan program keluarga berencana.
      -Membuka kesempatan bekerja ke luar negeri.




    Kesimpulan:
    B.Pengaruh Kepadatan Populasi penduduk Indonesia terhadap Lahan Permukiman
   Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa,
    Kepadatan penduduk mendorong peningkatan kebutuhan lahan, baik lahan untuk tempat tinggal,sarana penunjang kehidupan, industri, tempat pertanian, dan sebagainya. Untuk mengatasi kekurangan lahan, sering dilakukan dengan memanfaatkan lahan pertanian produktif untuk perumahan dan pembangunan sarana dan prasarana kehidupan. Selain itu pembukaan hutan juga sering dilakukan untuk membangun areal industri, perkebunan, dan pertanian. Meskipun hal ini dapat dianggap sebagai solusi, sesungguhnya kegiatan itu merusak lingkungan hidup yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan.